HOTNEWS.ID - Pertandingan pembuka Grup C Piala Dunia FIFA 2026 antara Brasil dan Maroko dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni 2026, tepatnya pukul 05.00 WIB di Stadion New York New Jersey.
Duel ini menjadi sorotan utama mengingat kedua tim datang dengan modal performa yang cukup meyakinkan dari babak kualifikasi masing-masing zona. Brasil, yang memiliki sejarah panjang di Amerika Serikat, terakhir kali meraih gelar juara dunia saat turnamen diadakan di negara tersebut pada tahun 1994.
Tim Seleção berhasil mengamankan tiket Piala Dunia 2026 setelah menempati posisi kelima di zona kualifikasi Amerika Selatan, sebuah posisi yang rentan tanpa adanya format turnamen yang diperluas. Format baru ini memberikan keuntungan signifikan bagi Brasil agar tidak perlu melalui babak play-off antarbenua yang berisiko.
Brasil memasuki turnamen dalam kondisi fisik prima setelah memenangkan tiga laga persahabatan terakhir melawan Kroasia (3-1), Panama (6-2), dan Mesir (2-1) sebelum kompetisi resmi dimulai. Namun, mereka harus menghadapi tantangan besar di laga perdana.
Kabar kurang mengenakkan bagi Brasil adalah absennya pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka, Neymar Jr., yang dipastikan tidak akan tampil dalam pertandingan pembuka tersebut karena masalah pemulihan cedera. Neymar, yang kini berusia 34 tahun, baru saja kembali ke timnas setelah lama absen akibat cedera ACL parah pada Oktober 2023.
Sementara itu, Maroko datang dengan optimisme tinggi setelah mencetak sejarah gemilang di Piala Dunia FIFA 2022 dengan meraih peringkat keempat. Mereka sukses menyingkirkan tim-tim kuat seperti Portugal dan Belgia, serta menahan imbang Spanyol dalam perjalanan bersejarah tersebut.
Tim Atlas Lions lolos ke Piala Dunia 2026 dengan rekor sempurna di Grup E kualifikasi CAF, mengamankan tempat mereka dengan sisa dua pertandingan. Performa solid ini diperkuat dengan kemenangan telak atas Burundi dan Madagaskar (total 9-0) serta hasil imbang melawan Norwegia 1-1 baru-baru ini.
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, telah mengonfirmasi bahwa Neymar masih memerlukan waktu pemulihan lebih lanjut sebelum bisa bergabung sepenuhnya dengan tim di lapangan. "Dia bekerja keras untuk kembali bugar secepat mungkin. Kami berharap dia dapat kembali ke latihan penuh minggu depan," ujar Ancelotti.
Kekhawatiran kebugaran Neymar telah terwujud setelah ia mengalami cedera betis beberapa minggu sebelum turnamen, yang menghambat proses pemulihan totalnya dari cedera ACL sebelumnya. Meskipun demikian, Ancelotti tetap memberikan harapan agar Neymar bisa segera tersedia di pertandingan selanjutnya.